Ketua PMI Demak, Akhmad Sugiharto, Tegaskan Pentingnya Transformasi Digital

DEMAK – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Demak menggelar Musyawarah Kerja (Musker) di Pendopo Satya Bhakti Praja, Jumat (6/2/2026). Forum ini menjadi ajang evaluasi dan penyusunan program prioritas untuk meningkatkan kualitas layanan kemanusiaan.

 

Ketua PMI Demak, Akhmad Sugiharto, menegaskan pentingnya transformasi digital, khususnya optimalisasi sistem informasi stok darah dan manajemen relawan agar lebih transparan dan mudah diakses masyarakat. Selain itu, peningkatan kapasitas relawan dan penguatan sinergi lintas sektor juga menjadi fokus utama.

 

Bupati Demak, Eisti’anah, menyebut Musker sebagai momentum strategis untuk melahirkan program realistis dan selaras dengan pembangunan daerah. PMI dinilai memiliki peran penting dalam bidang kesehatan dan kebencanaan, terutama menghadapi potensi banjir dan rob di Demak.

 

Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketersediaan darah yang aman dan cukup, memperkuat sistem logistik kebencanaan, serta memanfaatkan teknologi informasi agar pelayanan semakin efektif dan responsif.

 

Dalam kesempatan tersebut, PMI Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi capaian Bulan Dana PMI Demak 2025 yang berhasil menghimpun lebih dari Rp794 juta, sebagai wujud kepercayaan masyarakat terhadap gerakan kemanusiaan di Kabupaten Demak.(*)