Demak, JatengDay.com _ DEMAK-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI bersama Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Kabupaten Demak memberikan sosialisasi literasi keuangan negara yang berintegritas dan berkelanjutan untuk guru, siswa dan masyarakat di gedung IPHI Demak, Selasa (3/2/2026).
Sosialisasi menghadirkan anggota BPK RI H Fathan Subchi, Ketua BPK Perwakilan Jateng, Ahmad Lutfi H Rahmatullah, Direktur Pengelola Pemeriksaan BPK Suandi, Ketua DPRD Demak H Zayinul Fata, Ketua PGSI Demak Noer Salim, dan lainnya. Hadir pula Ketua Tanfidziyah PCNU Demak KH Aminudin.
Anggota BPK RI H Fathan Subchi menyampaikan pentingnya sosialisasi literasi keuangan negara untuk kalangan lembaga pendidikan, termasuk di Demak. Menurutnya, sosialisasi ini menjadi bagian dari rangkaian program BPK Goes to School.
“Selain ada BPK Goes to Campus adapula BPK Goes to School. Dalam sosialisasi seperti ini kita berikan edukasi kepada masyarakat terkait kedudukan, tugas, fungsi dan peran BPK dalam pemeriksaan keuangan,”katanya
Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bersifat silaturahmi sekaligus edukasi. “Hari ini kita melakukan acara silaturahmi dengan guru-guru dan tenaga pendidik, khususnya dari sekolah swasta. Materinya lebih pada pengenalan tugas dan fungsi BPK,” jelasnya.
Ia menambahkan, para pendidik perlu memahami peran BPK sebagai lembaga negara. “Teman-teman guru ini juga perlu tahu apa itu BPK, karena kami bagian dari lembaga negara yang mengawal keuangan negara,” katanya.
Kegiatan ini turut menghadirkan Ketua DPRD Kabupaten Demak, Zayinul Fata, sebagai narasumber. Ketua DPRD Demak H Zayinul Fata mengungkapkan, DPRD bersama aparatur daerah berupaya meningkatkan kesejahteraan guru swasta di Demak. “Kita turut mendorong kebijakan daerah lebih berpihak untuk kesejahteraan guru swasta,”jelasnya. Menurutnya, tugas DPRD bersama bupati untuk menuntaskan status guru swasta agar bisa masuk PPPK semua.
“Postur anggaran APBD yang terbesar masih dibidang pendidikan. Itu menjadi bagian dari upaya kita memperjuangkan kesejahteraan guru di Demak,”katanya. Dengan adanya sosialisasi literasi keuangan ini, guru yang tergabung dalam PGSI dapat lebih melek dalam pengelolaan keuangan negara. (JD)






